ASATI Sumbar Dorong Agen Travel Buat Inovasi Baru

oleh -
Objek wisata Jam Gadang, Bukittinggi. Foto : 1001malam
Objek wisata Jam Gadang, Bukittinggi. Foto : 1001malam
Objek wisata Jam Gadang, Bukittinggi. Foto : 1001malam
Objek wisata Jam Gadang, Bukittinggi. Foto : 1001malam

Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) menargetkan dapat menciptakan 1.000 paket wisata baru di Indonesia pada tahun 2017.

Dalam mewujudkan hal tersebut, ASATI Sumatera Barat juga ikut andil dalam program tersebut dengan mendorong para Travel Agent menciptakan inovasi produk.

Ketua ASATI Sumatera Barat, Elvis mengatakn, sampai saat ini, ada 11 keanggotan tetap yang ada di Sumatera Barat. “11 Travel Agent ini merupakan anggota mulai dari pembentukan awal ASATI di Indonesia,” katanya di Padang, Sabtu (5/8/2017).

Elvis menyebut, jika tahun ini, ASATI akan membuka keanggotan terbuka bagi pelaku Travel Agent yang ada di Sumatera Barat.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat agenda-agenda ASATI, salah satunya terkait pembentukan 1.000 paket wisata terbaru dan bervariatif di Indonesia pada tahun 2017.

“Syaratnya sendiri tidak susah, asalkan yang bersangkutan merupakan Travel Agent resmi. Mulai dari Surat Pernyataan pemilik Biro Pariwisata (BPW), fotokopi NPWP dan TDUP, fotokopi Akta Notaris, surat domisili perusahaan, tanda tangan yang dikuasakan dan stempel perusahaan,” jelas Elvis.

Soal biaya pendaftaran sendiri, ASATI tetap menerapkan regulasi tersebut kepada setiap anggota yang bergabung sesuai dengan AD/ART. Namun, iuran tersebut, diakui Elvis tidak akan memberatkan anggota yang bergabung.

“Iuran ada, dibayarkan setiap bulan oleh anggota dan besarannya sendiri memberatkan anggota,” katanya.

ASATI sendiri saat ini fokus untuk melakukan penjualan paket wisata secara digital. Hal ini merupakan dorongan untuk menciptakan lebih besar lagi pasar pariwisata di Indonesia.

“Melalui triptara.com, kita fokus untuk pemasaran digital untuk penjualan paket wisata. Kita juga menerapkan sistem Takaful, yang artinya sama kerja, kerja sama dan sama untung,” ulasnya.

Selain itu, terkait pariwisata Sumatera Barat, pihaknya berharap adanya variasi pemasaran paket wisata. Dimana, variasi paket wisata dapat memberikan banyak pilihan kepada calon konsumen dalam memilih wisata yang mereka inginkan.

“Kita ingin Pariwisata di Sumbar lebih maju, selama ini masih kurang variasi pemasaran untuk paket paket wisata yang ada di Sumbar. Inshaa Allah ASATI Sumbar akan membuat puluhan dan mungkin bisa seratus paket wisata untuk di Sumbar,” terangnya.