Ustad Yahya Waloni Beri Pencerahan Untuk Warga Padang

oleh -
Tabligh akbar ustad Yahya Waloni di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Selasa (22/8) selepas salat zuhur.
Tabligh akbar ustad Yahya Waloni di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Selasa (22/8) selepas salat zuhur.
Tabligh akbar ustad Yahya Waloni di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Selasa (22/8) selepas salat zuhur.
Tabligh akbar ustad Yahya Waloni di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Selasa (22/8) selepas salat zuhur.

Ustad Yahya Waloni hadir di Padang sejak beberapa hari ini. Mantan pendeta yang mualaf itu memberi tausiahnya kepada warga di beberapa tempat.

“Kehadiran ustad Yahya Waloni telah memberikan pencerahan kepada warga dalam meningkatkan keimanan,” ucap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo usai mendengar tabligh akbar ustad Yahya Waloni di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Selasa (22/8) selepas salat zuhur.

Dikatakan Mahyeldi, apa yang disampaikan ustad Yahya Waloni cukup memberikan informasi tentang kebenaran Alquran dan rasul. Dari apa yang disampaikan, menurut Mahyeldi, ustad Yahya Waloni diakui cukup paham dan mengerti tentang keislaman.

“Ustad Yahya Waloni juga memberikan informasi tentang agama lain. Mudah-mudahan akan meningkatkan kesadaran kita dalam berislam,” paparnya.

Pada saat tabligh akbar itu, ustad Yahya Waloni menyampaikan tentang banyak hal. Seperti mati yang hanya membawa amal saleh. Serta pengalamannya saat bertausyiah di tempat-tempat yang dihuni banyak kalangan agama Kristen.

Ustad Yahya Waloni sudah delapan tahun lamanya mempelajari Alquran. Menurutnya, dirinya sudah mengislamkan ribuan orang. Bahkan pernah satu kecamatan yang diislamkannya.

Yahya Waloni juga menyebut bahwa umat Islam memiliki pondasi dasar yang kuat dan jelas. Di dalam diri jiwa umat Islam ada kekuatan Allah.
Ustad Yahya Waloni menceritakan juga bahwa dirinya sempat hidup miskin. Ustad beserta keluarga juga pernah tinggal di atas rel kereta berdinding dus.

Selama empat tahun harus hidup luntang-luntung. Saat itu anak dan istrinya sempat protes dengan keadaan. “Ketika itulah dirinya bertekad dan melakukan ceramah agama,” jelas lelaki yang pernah menjadi pendeta selama 16 tahun itu.